Kapankah tanggal lahirnya Rasulullah SAW sebenarnya ?

 

foto : detik.com

Siapa sih yang enggak kenal dengan tradisi maulid nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, acara ini biasanya diperingati setiap tanggal 12 rabiul awal dalam kalender hijriah sebagai hari lahirnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, di Indonesia sendiri banyak sekali istilah mengenai tradisi maulid nabi ini, misalnya saja di Jawa, orang Jawa biasanya menyebut acara maulid ini dengan istilah Muludan, didalam acara tersebut biasanya terdapat kenduri atau hidangan makanan yang dibawa oleh setiap masyarakat setempat, makanan tersebut bisa berupa buah-buahan atau makanan tradisional setempat, tujuan mereka adalah bersyukur dengan rizki yang diberikan oleh Allah SWT dan juga rasa berbahagia atas lahirnya nabi Muhammad shallallahu alaihi wa salam.

Dalam tulisan ini kami tidak membahas mengenai hukum memperingati maulid nabi, tetapi hanya sebatas memberikan beberapa referensi mengenai kapan tanggal lahirnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebenarnya, karena banyak sekali perbedaan mengenai hal itu, misalnya saja banyak orang yang tidak sependapat mengenai lahirnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam itu tanggal 12 rabiul awal, mereka berpendapat kalau tanggal 12 rabiul awal itu adalah tanggal wafatnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Sebagai referensi kami menukil pendapat Ibnu Katsir dalam kitab al-Bidayah wa an-Nihayah, beliau menuturkan

عَنْ جَابِرٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُمَا قَالَا: وُلِدَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ الفيل يوم الاثنين الثامن عَشَرَ مِنْ شَهْرِ رَبِيعٍ الْأَوَّلِ وَفِيهِ بُعِثُ وَفِيهِ عُرِجَ بِهِ إِلَى السَّمَاءِ وَفِيهِ هَاجَرَ وَفِيهِ مَاتَ. وَهَذَا هُوَ الْمَشْهُورُ عِنْدَ الْجُمْهُورِ والله أعلم.

[ابن كثير ,البداية والنهاية ط الفكر ,2/260]

Artinya : diriwayatkan dari Jabir dan Ibnu Abbas : Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dilahirkan pada tahun gajah hari Senin tanggal 12 rabiul awal, dan pada hari itu juga beliau diutus sebagai nabi, diangkat menuju langit (isra mi’raj), beliau berhijrah, dan ditanggal itu pula beliau wafat, inilah yang masyhur di jumhur ulama, wallahu a’lam.

Ada juga hadis yang diriwayatkan oleh imam Muslim dalam kitabnya

 حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ عَنْ غَيْلَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدٍ الزِّمَّانِيِّ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الِاثْنَيْنِ فَقَالَ فِيهِ وُلِدْتُ وَفِيهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ

Artinya : menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb, telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi, telah menceritakan kepada kami Mahdi bin Maimun dari Ghailan dari Abdullah bin Ma’bad Az Zimani dari Abu Qatadah Al Anshari radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, maka beliau pun menjawab, “Di hari itulah saya dilahirkan, dan pada hari itu pula, wahyu diturunkan atasku.”

Dapat disimpulkan dari hadis diatas dan pendapat Ibnu Katsir, memang pada tanggal 12 rabiul awal bertepatan dengan hari Senin adalah hari kelahiran nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam, tapi ditanggal dan hari itu juga beliau wafat, dan diutus sebagai rasul pada umur 40 tahun, melaksanakan isra mi’raj, melaksanakan hijrah, dan beliau wafat juga pada tanggal itu, jadi tidak salah juga mereka yang mengatakan kalau tanggal 12 rabiul awal bertepatan dengan hari wafatnya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, tetapi yang masyhur diketahui bahwasanya acara maulid nabi yang biasanya diperingati oleh umat Islam khususnya di Indonesia adalah peringatan hari lahirnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bukan hari wafatnya.

 

Referensi : 1. Bidayah wa an-Nihayah

2. Kitab Sahih Muslim

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mungkinkah mencintai tanpa adanya sebuah alasan

Dalil Implisit Disyariatkannya Cinta Tanah Air

cabang-cabang ilmu hadits

Imam al-Kisa'i dan Bocah Bandel

Siapakah Yang Jadi Fir'aun di Umat Nabi Muhammad SAW

Mengawal halal dan haram sebelum melakukan sesuatu

Santri Harus Pandai Mimikri Seperti Bunglon