Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

cabang-cabang ilmu hadits

Gambar
ilmu hadis dalam perkembangannya ditangan para ulama hadis sangatlah pesat, dimana mereka telah meneiliti dan menelaah setiap sudut pandang dari setiap hadits sehingga melahirkan suatu hukum baru dalam agama islam. Tradisi yang dilakukan ulama hadits pada zaman dahulu juga telah membuat berkembangnya disiplin-disiplin baru dalam konteks ilmu hadis yang tentunya terbentuknya displin ilmu tersebut telah melewati berbagai evaluasi yang telah dikaji oleh ulama. Berikut ini adalah disiplin-disiplin ilmu yang mempunyai keterkaitan dengan ilmu hadis. 1.       Ilmu Jarh wa Ta’dil ( علم الجرح و التعديل ) Esensi dari ilmu ini adalah men-Jarh rowi ( mensifati para perowi hadits dengan sifat doif ) dan men-Ta’dil rowi ( mensifati perawi hadits dengan sifat tsiqoh ), perkara ini bagi umat muslim adalah wajib karena kaidah syariah telah mengindikasikan untuk memelihara sunnah adalah fardhu kifayah, dan pemeliharaan sunnah tidak akan sempurna tanpa adanya disiplin ilm...

Takfir seri 2

Gambar
  Takfiri di Era Modern dan Hal Hal Yang Menjadi Faktor Penyebabnya PENGERTIAN Kata kafir berasal dari akar kata 3 huruf yaitu ك.ف.ر   yang memiliki arti dasar adalah tertutup atau terhalang. Secara istilah kafir adalah orang yang tidak mengikuti petunjuk allah SWT karena petunjuk tersebut terhalang darinya. MACAM MACAM TAKFIR   Takfir muthlaq, yaitu pengkafiran secara umum tanpa menentukan orang atau individu tertentu. Contoh ucapan pengkafiran secara muthlaq : “Barangsiapa berdoa kepada orang mati, atau menyembelih kepada salain allah, atau mengatakan al-qur’an itu makhluk, maka ia kafir” Takfir muayyan, yaitu pengkafiran terhadap individu tertentu. Contoh ucapan : “Udin telah kafir karena berdoa kepada orang mati, atau fulan telah kafir karena menyembelih kepada selain allah” SYARAT TAKFIR MUAYYAN Pertama : Adanya keteteapan yang sudah jelas (berdasarkan al qur’an dan sunnah) bahwa sesuatu yang dilakukan oleh seseorang t...