Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Mengenal dan Mengetahui Hukum Memakan Hewan Jallalah

Gambar
 foto: News Republika Manusia dikaruniai oleh Allah SWT bermacam-macam jenis hewan agar bisa dinikmati daging , susu, bulu, anaknya, sebagai kendaraan dan lain sebagainya, hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat an-Nahl ayat 5 وَالْاَنْعَامَ خَلَقَهَا لَكُمْ فِيْهَا دِفْءٌ وَّمَنَافِعُ وَمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ Dia telah menciptakan hewan ternak untukmu. Padanya (hewan ternak itu) ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, serta sebagian (daging)-nya kamu makan. Tidak semua hewan bisa dimakan ada kriteria syariat yang mengatur hewan apa saja yang boleh dimakan misalnya saja hewan tersebut tidak boleh bertaring dan berkuku tajam, tidak berupa bangkai baik mati sendiri atau terkaman hewan buas, tidak tergolong hewan yang menjijikkan dan lain sebagainya. Pada pembahasan kali akan terfokus kepada hewan yang menjijikkan lebih tepatnya lagi pada hewan yang memakan makanan yang menjijikkan. Hewan yang memakan makanan yang menjijikkan/kotoran biasa disebut al-Jallala...

Telaah Hadis: Derajat Hadis Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu

Gambar
  foto: kompas.com Sebuah kewajiban bagi seorang muslim untuk berbakti kepada kedua orang tua baik itu ketika mereka hidup maupun sudah meninggal dunia. Salah satu orang tua yang harus kita hormati adalah ibu, dialah yang rela sabar mengandung kita selama sembilan bulan dalam perutnya, bahkan dalam sebuah riwayat rasululloh Salallahu alaihi wasallam ketika ditanyai orang tua mana yang harus dihormati terlebih dahulu, kemudian beliau menjawab “ibumu” lalu beliau ditanya dengan pertanyaan yang sama kemudian beliau menjawab “ibumu” hal ini terjadi sampai tiga kali barulah kemudian rasululloh sallallahu alaihi wasallam menjawab kalau ayah lah yang harus dihormati setelah menyebut kata “ibu” sebanyak tiga kali. Kemudian kewajiban berbakti kepada ibu didukung oleh adanya sebuah hadis yang berbunyi الْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ الْأُمَّهَاتِ yang artinya adalah “Surga itu berada dibawah telapak kaki ibu”, banyak orang yang menanyakan keautentikan hadis ini dikarenakan hadis i...