Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2022

“LIMBAH” Habis Manis Sepah Dibuang

Gambar
Apa yang terbesit dibenak kalian ketika mendengar kata "Limbah", pasti konotasinya adalah barang yang kotor, jijik, ampas dari sebuah produksi barang di pabrik, baunya tidak enak, dan mencemari lingkungan. Dikarenakan faktor-faktor di atas yang dianggap mengganggu keberlangsungan dan kenyamanan hidup manusia, pemerintah Indonesia membuat sebuah peraturan mengenai limbah, bahwasanya Terhadap orang yang melakukan dumping (membuang) limbah tanpa izin dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam Pasal 104 UU 32/2009, yakni : Setiap orang yang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) [1] . Di Indonesia banyak sekali kasus tentang limbah, bukan hanya sekedar merusak lingkungan, efek dari aktivitas membuang limbah sembarangan bahkan bisa menimbulkan konflik sosial di masyarakat, dikarena...

Santri Harus Pandai Mimikri Seperti Bunglon

Gambar
Terbesit pertama kali dengan kata “santri”, kaum sarungan, kolot, ketinggalan zaman, kopyah miring, dan hal-hal lain yang kesannya santri adalah sekte yang tidak mampu berbaur di zaman modern, banyak dogma diantaranya dari kaum modernis yang dilontarkan kepada kaum santri dengan tujuan mendiskriminasi mental, mereka menyudutkan kaum santri dengan argumen bahwa cukup bagi santri untuk fokus dengan tradisi klasik keilmuan agama seperti ngaji bandongan, ngaji sorogan, bahtsul masa’il, dan lain-lain, kemudian untuk kaum modernis-lah bagian mereka untuk mewarnai atmosfer moderenisasi, misalnya untuk profesi ada tentara, polisi, dokter, politikus, konten kreator, youtuber atau segala hal yang berbau modern. Lalu bagaimana sikap kita sebagai santri jika ada ocehan yang ditujukan kepada kita seperti itu?. Pada dasarnya dogma yang mereka ucapkan itu memang benar kita harus fokus untuk melestarikan tradisi klasik keilmuan agama, karena santri punya pola berpikir al-Muhafadhotu ‘Ala Qodim as-...

Kapankah tanggal lahirnya Rasulullah SAW sebenarnya ?

Gambar
  foto : detik.com Siapa sih yang enggak kenal dengan tradisi maulid nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, acara ini biasanya diperingati setiap tanggal 12 rabiul awal dalam kalender hijriah sebagai hari lahirnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, di Indonesia sendiri banyak sekali istilah mengenai tradisi maulid nabi ini, misalnya saja di Jawa, orang Jawa biasanya menyebut acara maulid ini dengan istilah Muludan , didalam acara tersebut biasanya terdapat kenduri atau hidangan makanan yang dibawa oleh setiap masyarakat setempat, makanan tersebut bisa berupa buah-buahan atau makanan tradisional setempat, tujuan mereka adalah bersyukur dengan rizki yang diberikan oleh Allah SWT dan juga rasa berbahagia atas lahirnya nabi Muhammad shallallahu alaihi wa salam. Dalam tulisan ini kami tidak membahas mengenai hukum memperingati maulid nabi, tetapi hanya sebatas memberikan beberapa referensi mengenai kapan tanggal lahirnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebenarnya, ka...