Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Integrasi Keilmuan Hadis di Era Modern

Gambar
Dalam dunia akademis kita sering mendengar kata integritas, Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian integritas adalah mutu, sifat, dan keadaan yang menggambarkan kesatuan yang utuh, sehingga memiliki potensi dan kemampuan memancarkan kewibawaan dan kejujuran. jika kata integritas digabungkan dengan kata keilmuan maka bisa diartikan sebagai sebuah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam berbagai macam disiplin ilmu sehingga menghasilkan metodologi atau pola baru yang memiliki keserasian fungsi. Sedangkan hadis yang menjadi salah satu sumber referensi hukum Islam, pada zaman modern ini banyak sekali ulama dan cendekiawan yang mencoba melakukan integritas keilmuan hadis dengan ilmu pengetahuan lainnya, sebelumnya integritas keilmuan sendiri bisa dibagi menjadi dua, yaitu mikro dan makro, mikro sendiri diartikan sebagai penyatuan berbagai unsur keilmuan dengan lingkup yang kecil, dikarenakan kecilnya lingkup penyatuan ini sering terjadi terulangnya sub bab dalam sebuah d...

Pantaskah kita marah jika ada orang yang menghina nabi Muhammad?

Gambar
  Umat Islam dibuat heboh mengenai adanya statement seorang politikus disebuah negara pada acara debat yang ditayangkan stasiun televisi setempat, dalam pernyataannya politikus tersebut menghina cara umat Islam beribadah dan yang membuat kita semakin heran dia juga menghina nabi Muhammad SAW dikarenakan beliau menikahi Siti Aisyah dalam usia yang masih belia, bagaimanakah sikap kita semestinya melihat kejadian ini, pantaskah kita marah, dan membalas perbuatan orang yang menghina nabi Muhammad yang kita cintai ?.  Sebelumnya kita ingat kembali, penghinaan terhadap agama Islam terkhusus kepada nabi Muhammad SAW bukan hanya kali ini terjadi, bahkan saat beliau masih hidup pun ada berbagai macam penghinaan terhadap beliau, mulai dari yang berupa cacian bahkan ada yang sampai melukai fisik beliau yang indah, lantas apakah beliau marah karena ada yang mencaci dan melukainya,?   Dalam kitab sahih Bukhari ada sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Siti Aisyah ketika beliau bert...

Etika memilih teman dalam masa mencari ilmu

Gambar
     Sebagai makhluk sosial manusia diharuskan mempunyai ketergantungan terhadap manusia lainnya, karena mereka pasti tidak akan bisa memenuhi kebutuhan mereka secara sempurna tanpa bantuan manusia lainnya, diantara bukti bahwa manusia merupakan makhluk sosial adalah mereka memiliki yang namanya teman/sahabat, teman merupakan sosok penting dalam kehidupan sehari-hari manusia, sampai-sampai Rasulullah SAW pernah berpesan bahwa ukuran ketaatan seseorang bisa dilihat dari kualitas para teman yang dimilikinya,   عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلْ Artinya : dari Abu Hurairah dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda, "Seseorang tergantung pada agama teman dekatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang dia jadikan sebagai teman dekat." HR Abu Dawud      Dalam kitab ta'lim mutaalim karya syekh az-Zarnuji dijelaskan adanya etika dala...

Mengawal halal dan haram sebelum melakukan sesuatu

Gambar
Halal dan haram adalah dua hukum yang ditetapkan dalam syari'at agama Islam, keduanya merupakan produk yang dihasilkan dari proses istinbath dan istidlal dengan mengunakan dalil-dalil seperti Al-Qur'an, hadis, ijma', dan qiyas. Halal/mubah sendiri memiliki definisi والمباح من حيث وصفه بالإباحة ما لا يثاب على فعله وتركه، ولا يعاقب على تركه Artinya : mubah dilihat dari segi sifatnya adalah diperbolehkan, yaitu sesuatu yang tidak ada imbalan (pahala) karena mengerjakan atau meninggalkan, dan tidak disiksa (mendapat dosa) karena meninggalkannya. [المحلي، جلال الدين، شرح الورقات في أصول الفقه - المحلي، صفحة ٧٣] Dan definisi dari haram adalah والمحظور  من حيث وصفه بالحظر أي الحرمة ما يثاب على تركه  امتثالاً ويعاقب على فعله Artinya : mahdzur dilihat dari segi sifatnya adalah larangan, yaitu keharaman sesuatu dan diberi imbalan (pahala) karena meninggalkannya dengan kepatuhan dan disiksa (mendapat dosa) karena mengerjakannya. [ المحلي، جلال الدين، شرح الورقات في أصول الفقه - المحل...