Meneladani Nabi Muhammad Dari Cara Beliau Menerima Tamu non Muslim
Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan bagi umat Islam telah memberi sekian banyak contoh bagaimana cara berperilaku yang baik dan benar, entah itu beretika dalam hal ibadah yang hubungannya dengan Allah ataupun bersosial yang hubungannya dengan manusia lainnya, karena memang tujuan diutusnya beliau sebagai rasul untuk menyempurnakan akhlak umat manusia. Diantara perilaku beliau yang sangat patut kita contoh adalah memuliakan tamu. Memang wajar jika misalnya kita kedatangan tamu kemudian kita menjamu dengan segala macam hidangan dengan tujuan memuliakan, apalagi kalau tamu tersebut adalah sanak famili ataupun saudara seiman, hal ini senada dengan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah dalam kitab sahih Bukhari عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِ جَارَهُ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِالل...